DPP. Perhimpunan Al-Irsyad: Dua Tahun Penjara Untuk Ahok Adalah Kemenangan NKRI dan Rakyat Indonesia

0

JAKARTA (gemaislam) – Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Al-Irsyad memberikan apesiasi terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang telah menghukum Basuki Tjahya Purnama alias Ahok selama 2 tahun penjara.

Berbeda dengan tuntutan Jaksa yang menuntut Basuki Tjahya Purnama alias (Ahok) selama 1 tahun penjara dan 2 tahun percobaan, tuntutan Jaksa tersebut sangat jauh dari rasa keadilan.

rumahhufazh.or.id

Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Wakaf Perhimpunan Al-Irsyad Mu’adz Masyadi, SH, ia menyebutkan putusan 2 (dua) tahun tesebut untuk Ahok adalah bukan kemenangan dari FPI atau kemenangan dari sekelompok orang, melainkan kemenangan tersebut adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia menuju NKRI.

“Kami memberikan apresiasi atas keberanian Ketua Majelis Hakim yang memvonis Ahok 2 tahun (H. Dwiharso Budi, SH., M. HUM). Majelis Hakim tersebut memeriksa dan memutus perkara tersebut adalah sesuai fakta dan bukti dipersidangan, bukan karena tekanan politik dan tekanan-tekanan massa. Seperti yang diucapkan pembela Ahok,” kata Mu’adz Masyadi kepada gemaislam, Selasa (9/5).

Muadz menilai, penyataan salah satu pengacara Ahok yang menyatakan bahwa putusan tersebut adalah penuh intervensi dan politik adalah pernyataan yang menyesatkan.

“Pernyataan tersebut sangat menyesatkan, karena tidak selayaknya seorang pengacara menanggapi suatu putusan Pengadilan karena faktor external yaitu di luar fakta persidangan. Karena proses persidangan pidana adalah proses kebenaran materil yang digali melalui fakta-fakta persidangan dengan cara membuktikan unsur-unsur pasal yang didakwakan,”jelas Mu’adz. (GZ)

- Advertisement -

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY